#Fiction100 – Cahaya Tengah Malam

_________________________________________
favela-insinyurx-cerpen

Jam 23.55, puluhan drone melayang siaga di angkasa. Farqua memarkir sepedanya di bahu jalan layang, menyempil di antara motor-motor yang berjejalan. Ia dan ribuan warga lain antusias memandangi perkampungan kumuh di kaki jalan layang—kampung hunian mereka. Dan semua menanti Sang Cahaya Tengah Malam.

Jam 00.10, yang ditunggu akhirnya tiba. Cahaya itu terbit dari panel-panel QLED yang terpasang di tiap genteng, berselaras satu sama lain membentuk layar kolosal seluas 3 km². Puluhan pariwara senilai miliaran rupiah bergilir menyilaukan mata, tak terkecuali mata Farqua. Khayalannya pun silau. Dengan bayaran Rp1.000 per gubuk per iklan, akhirnya ia bisa menetap di kaki Jakarta.

Rubrik
#Fiction100Pilihan Editor

Artikel sejenis