Bisakah Manusia Bepergian dengan Kecepatan Cahaya?

Penggemar Star Trek atau Star Wars pasti sudah sering mendengar istilah bepergian dengan kecepatan cahaya. Tetapi mungkinkah?
20161006-bisakahmanusiabepergiandengankecepatancahaya-insinyurx-aa

Insinyur X lagi nonton Star Trek seru-serunya ketika muncul sebuah pertanyaan: Bisakah manusia bepergian dengan kecepatan cahaya? Di film, semuanya memang tampak mudah.

Pesawat penjelajah antar bintang itu dikejutkan dengan kehadiran pesawat perang penghancur yang tengah membidikan senjata utama. Dengan sigap sang komandan Enterprise memerintahkan mereka melarikan diri menuju gugus bintang lain dengan kecepatan cahaya. Warp out! Dan masalah mereka untuk sementara selesai.

Kecepatan cahaya? Ya, inilah salah satu teknologi impian umat manusia.Bagaimana tidak? Kemampuan bepergian dengan kecepatan cahaya bisa menjadi solusi banyak hal. Misalnya, kita tak lagi khawatir terlambat masuk sekolah, juga bisa mengecek omongan pacar kita yang katanya lagi ke luar kota bersama saudaranya, hanya dalam sekedipan mata.

Film-film fiksi ilmiah macam Star Trek dan Star Wars seringkali menggambarkan teknologi tersebut dengan indah, namun sayangnya terlalu dan sederhana. Satu hal yang perlu kamu sadari adalah: mustahil bagi manusia untuk mencapai kecepatan cahaya, setidaknya dalam waktu dekat ini. Mengapa? Hmm… Karena E=MC2 (ingat Einstein?).

Bingung? Tunggu, jangan gantung diri dulu. Sederhananya, E adalah energi, M adalah massa, dan C adalah kecepatan cahaya (300.000 km per detik). Jadi, logikanya, agar kamu bisa bergerak dengan kecepatan cahaya, maka dibutuhkan energi yang super besar untuk bahan bakarmu. Nah, masalahnya, kita mesti mencarinya ke mana energi sebesar itu?

Masalah tak berhenti sampai di sana. Di lain aspek, besar massa dan energi itu selalu berjalan beriringan. Makin besar massa, makin besar energi. Nah, bayangkan kita sudah sukses menemukan sumber energi yang dibutuhkan untuk bepergian dengan kecepatan cahaya. Berani taruhan, massa dari sumber itu pastilah teramat besar, sehingga membuat obyek jadi tak mampu bergerak, boro-boro mau melakukan warp.

Terkait cahaya, rasanya hingga saat ini hanya sedikit ilmuwan yang bisa menyamai capaian Eintein. Ia memang lama berkutat dengan teka-teki seputar kecepatan cahaya, dan hasilnya, ia menemukan persamaan tersebut. Dia pula yang bilang kalau sesungguhnya kita ini sedang berenang-renang di kolam energi. Meski begitu, sebagaimana penemuan-penemuan ilmiah lainnya, satu kebenaran yang terungkap bakal mengundang seribu pertanyaan lain. Dan begitupula dengan cahaya.

Hingga kini, masih banyak faktor yang ‘hilang’ atau belum dapat dimengerti soal cahaya. Dan sampai kita bisa memecahkan itu, maka bepergian dengan kecepatan cahaya adalah mustahil.

 

 

 

 

Rubrik
Day Dreaming

Artikel sejenis

  • tendangan roberto carlos-insinyurx

    Fisika di Balik Tendangan Ajaib Roberto Carlos

    Pada ajang sepakbola Turnoi de France 1997, sebuah mukzizat terjadi. Saat itu laga Brazil melawan Prancis, dan Brazil mendapat hadiah tendangan bebas. Roberto Carlos, yang merupakan seorang pemain bertahan,...
  • 09112016-menolakgravitasialatonyhawk-insinyurx-febyelsadiora

    Cara Menolak Gravitasi ala Tony Hawk

    Tony Hawk adalah legenda hidup dunia skateboarding. Selain berandil dalam membesarkan freestyle skateboarding, atraksi ‘The Vertical” dan “Horizontal Loop”-nya sungguh tak tergantikan. Kedua atraksi tersebut sudah ditonton lebih dari...
  • 20161006-seberapakuatkahcaptamerica-insinyurx-aa

    Seberapa Kuatkah Captain America?

    Alkisah, dalam film Captain America: Civil War, Bucky Barnes mau kabur dengan memanfaatkan helikopter. Tapi doi sial, karena sang Capt berhasil menahan laju heli tersebut dengan sebelah tangan. Jadi...