Sains di Balik Suara Emas Freddie Mercury

Tak banyak rocker yang bisa menandingi suara khas Mercury. Dan ada sains di balik itu.
09112016-suaraemasfreddiemercury-insinyurx-febyelsadiora

Kamu mungkin belum lahir ketika lagu-lagu macam “Somebody to Love” atau “Bohemian Rhapsody” meledak. Suara emas Freddie Mercury, sang vokalis band Queen, memang dahsyat. 

Sekarang coba, deh, kamu buka Youtube ini untuk mendengarkan. Dan sambil menikmati Mercury menyanyi, kamu bisa membaca artikel ini agar tahu soal mengapa suara doi bisa begitu menyihir kita semua.

Jadi begini ceritanya. Christian Herbst, seorang ilmuwan suara dari Universitas Vienna, tertarik untuk mempelajari suara Freddie Mercury yang memiliki ‘kualitas air raksa’ – persis seperti nama belakangnya. Kenapa disebut begitu? Itu karena kemampuan Freddie yang bisa bermain-main dengan tangga nada sesuka hati. Dia bisa saja, tuh, melonjak ke nada tinggi sebelum terjun ke kedalaman nada rendah. Kadang bertenaga, kadang halus macam karpet. Dan itu merupakan kemampuan luar biasa dan tidak dimiliki banyak penyanyi lain. Pada akhirnya, suara emas inilah yang menjadi ciri kuat dari band Queen.

Seperti yang tertulis dalam Logopedics Phoniatrics Vocology, para peneliti menganalisa ragam kualitas suara Mercury dari berbagai sumber, seperti album “Freddie Mercury: The Solo Collection”,  23 rekaman band Queen yang tersedia secara komersial, juga dari sesi wawancara Mercury. Di sisi lain, mereka juga meminta para penyanyi lain untuk menirukan Mercury, sambil direkam pakai kamera video endoskopik untuk kemudian dibandingkan dan dipelajari.

Hasilnya? Temuan awal memang cukup standar, bahwa suara emas Freddie Mercury saat berbicara dalam wawancara termasuk kategori bariton. Tapi ada temuan lain yang menarik! Para peneliti menemukan bahwa rahasia suara khas Mercury terletak pada tingkat modulasi frekuensi fundamental (vibrato)-nya, yang mirip tapi berbeda dari penyanyi klasik.

Vibrato tersebut bikin nada jadi lebih hidup. Biasanya, vibrato seorang penyanyi opera memiliki frekuensi sekitar 5-5,6 hertz. “Tapi vibrato Freddie Mercury lebih tinggi lagi, mencapai 7 Hz dan juga sangat tak biasa, sehingga menciptakan semacam ‘sidik jari vokal’ yang sangat khas,” tutur Herbts. Penelitian itu juga mengidentifikasi vibrasi sub harmonis dalam suara Mercury ketika bernyanyi, yang mungkin berpengaruh terhadap teknik vokalnya secara keseluruhan.

Pada akhirnya Herbts juga mengatakan bahwa, “Sifat unik, dikombinasikan dengan vibrato yang cepat dan luar biasa, mungkin telah membantu menciptakan sosok panggung Freddie Mercury yang eksentrik dan flamboyan.” Bagaimana dengan suaramu?

Rubrik
Brain Squeeze

Artikel sejenis