Main Video Game Bikin Pintar

Ini adalah pertanyaan yang mengundang debat hingga akhir zaman. Tapi betul ngga, sih, main game bikin pintar?
Main-Game-Bikin-Pintar

Coba tanya apa pendapat orang tua kamu mengenai orang yang selalu memainkan video game? “Pemalas yang hobi buang-buang waktu, ngapain sih melakukan kegiatan yang tidak berguna,” dan alasan berasosiasi negatif mungkin akan keluar dari mulut mereka yang memiliki pemikiran konservatif. Tetapi bagi orang tua yang juga pernah memainkan video game dalam hidupnya pasti akan mengatakan sebaliknya. “Bukannya kalau jago main game strategi bisa bikin kita pintar melihat situasi yang ada dan memanfaatkan kesempatan?”

Debat tentang efek positif dan negatif dari permainan video game sudah lama terdengar di dunia sains dan teknologi. Ini persis seperti debat antara pemuja bumi datar dan bumi bulat; panjang dan tidak berkesudahan. Tapi kami mengakui bahwa sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Buktinya makan sayur brokoli itu sehat, tetapi jika kebanyakan maka bisa menjadi racun bagi tubuh.

Nah, pun apabila kita menyoal tentang video game. Jika kamu terlalu banyak menikmati dunia virtual dan kabur dari kenyataan maka justru bukan keuntungan yang didapatkan tetapi malah kemunduran daalam berbagai bidang.

Tunggu sebentar, keuntungan? Iya, betul. Main video game ternyata tidak sepenuhnya buruk.

Sebuah studi mengatakan bahwa bermain game ternyata mampu meningkatkan kemampuan kognitif atau yang berhubungan dengan saraf motorik.

Sebagai contoh; dalam sebuah studi, mereka yang bermain Super Mario 64 selama 30 menit dalam dua bulan ternyata mendapatkan peningkatan kemampuan daya ingat, perfoma motorik dan kemampuan strategi dibandingkan mereka yang tidak bermain.

Akibat hasil penelitian tersebut, permainan video game dipakai untuk terapi bagi orang tua yang sudah mengalami kesulitan motorik untuk gerak dan anak-anak yang lambat membaca termasuk yang mengalami disleksia.

Lebih mengejutkan lagi, ternyata bagi kamu yang menyukai permainan game action seperti Point Blank atau Battlefield -Ayo ngaku masih sering main kan? – sebuah grup peneliti yang berasal dari Silicon Valley research group, S.R.I. International menyatakan bahwa memainkannya akan membuat kita menjadi lebih awas dan lebih cermat dengan detil pada kehidupan sehari-hari.

Ilmuwanx juga menemukan data dari jurnal ilmiah di University of Wisconsin yang mengungkap bahwa kemampuan mata pemain video game khususnya yang ber-genre action mampu memperhatikan detil yang luar biasa dan menemukan hal yang diluar kewajaran. Seperti mampu melihat tulisan x pada akhiran kata dari “ilmuwanx” di awal kalimat. Ayo, bagi yang tidak biasa memainkan video game, sadar gak?

Rubrik
Aha!

Artikel sejenis