Kapan Mesti Keramas?

Ada yang bilang kamu mesti keramas dua hari sekali, ada pula yang bilang tiap hari. Mari teliti kebenarannya.
21112016-kapanmustikeramas-insinyurx-febyelsadiora

Sesungguhnya, ini merupakan perdebatan abadi antara cewek dan cowok. Cewek, umumnya, bilang bahwa keramas itu nggak boleh sering-sering. Sementara, cowok merasa belum mandi kalau nggak keramas. Tetapi mana yang benar?

Faktanya, kepalamu tak mungkin terhindar seratus persen dari hal-hal yang mengotori rambut, seperti debu, kotoran dan panas matahari. Faktor-faktor itulah yang bikin rambut jadi kotor dan berminyak. Jika sudah begitu, biasanya kepala jadi gatal, plus bau.

Satu hal yang perlu kamu tahu adalah, minyak pada rambut – yang disebut sebum– diproduksi oleh sebuah kelenjar bernama sebasea. Kelenjar ini letaknya adalah di sekitar akar rambut, di lapisan kulit yang disebut dermis. Saluran dari kelenjar sebasea itu sendiri berhubungan dengan folikel rambut. Itu sebabnya, sebum bisa keluar dari kulit di kepala kamu.

Lantas apa hubungannya itu semua dengan waktu keramas?

Nah, menurut dokter kulit Paradi Mirmirani dari Kaiser Permanente  Medical Group, waktu keramas ideal seseorang itu berbeda-beda. Hal itu karena setiap orang menghasilkan sebum dalam jumlah berbeda. Genetika dan hormon juga memengaruhi produksi sebum di waktu tertentu. Pada masa remaja, hormon menjadi faktor yang menyebabkan lonjakan produksi sebum. Itulah sebabnya banyak teman-teman kamu yang rambutnya berminyak dan wajahnya jerawatan.

Perbedaan jumlah produksi sebum yang khas pada setiap orang itu membuat waktu keramas tertentu tidak berlaku bagi semua orang. Si Joni mungkin melakukannya seminggu sekali, sementara Si Lina dua-tiga hari sekali. Meskipun begitu, Mirmirani tidak menyarankan kamu untuk keramas setiap hari.

Terlalu sering keramas juga memiliki dampak buruk bagi rambut. Lynne Goldberg, seorang dokter kulit dari Boston Medical Center’s hair clinic, mengatakan ini seperti sebuah paradoks. Seseorang mencuci rambut setiap hari untuk mengenyahkan minyak dan debu dan kotoran lainnya. Tetapi karena terlalu sering, rambutnya justru jadi kering dan ujunganya… memicu produksi minyak lebih banyak.

 

Rubrik
Aha!

Artikel sejenis