Elemen Baru di Tabel Periodik

Siapapun yang pernah mengenyam pelajaran kimia pastu tahu tentang Tabel Periodik. Kini, tabel itu punya elemen baru.
07112016-elemenbaruditabelperiodik-insinyurx-febyelsadiora

Kamu yang doyan pelajaran kimia atau fisika pasti sudah sering mendengar yang namanya Tabel Periodik. Tabel ini memuat seluruh elemen kimia yang menyusun benda-benda di sekitar kita, termasuk tubuh kamu dan… alam semesta!

Buat yang tidak suka kimia, menghafal istilah dan lokasi sebuah elemen pada Tabel Periodik memang bisa jadi merepotkan. Apalagi, kini ada empat elemen baru yang bakal meramaikan tabel tersebut. Meski begitu, suka atau tidak suka, rasanya kamu perlu tahu informasi ini. Karena sejelek-jeleknya, pengetahuan ini bisa kamu pakai untuk mendekati perempuan. Biar kelihatan lebih pintar gitu, lho…

OK. Keempat elemen baru yang bakal memenuhi Tabel Periodik mu adalah Nihonium, Moscovium, Tennessine dan Oganesson. Untuk perkara teknis nya, kamu bisa mengintip di sini, karena yang mau kami ceritakan di artikel ini adalah soal penamaannya. Mungkin kamu belum tahu, bahwa sesungguhnya penamaan sebuah elemen kimia mesti melalui tahapan-tahapan yang sangat rumit. Itu sebabnya, meski keempat elemen tadi sudah ditemukan pada Januari 2016, baru belakangan ini para ilmuwan di International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) sepakat. Oh, iya. IUPAC ini adalah organisasi yang bertanggung jawab mencari nama yang dirasa pas dan cucok (kalau kata banci-banci salon).

Sekilas tentang penamaan. Kata “ium” di belakang nama sebuah elemen mencerminkan tempatnya pada Tabel Periodik. Dan sisanya, biasanya diambil dari nama penemu atau laboratorium tempat elemen tersebut ditemukan. Setelah nama tertentu dicalonkan, nama itu mesti ‘diuji’ selama enam bulan selanjutnya, sebelum akhirnya disahkan. Nah, berikut ini adalah sedikit latar belakang dari nama keempat elemen baru tersebut.

Nihonium (Simbol: Nh, nomor elemen:113)
Ditemukan oleh RIKEN Nishina Center for Accelerator-Based Science di Jepang. “Nihon” adalah bahasa Jepang dan memiliki arti “Jepang”.

Moscovium (Simbol: Mc, nomor elemen: 115)
Elemen ini diberi nama sesuai dengan lokasi eksperimennya, yaitu di sebuah laboratorium di Rusia bernama Joint Institute for Nuclear Research.

Tennessine (Simbol: Ts, nomor elemen: 117)
Dinamakan demikian untuk menghormati negara bagian Tennessee yang menjadi lokasi penemuan elemen tersebut. Eksperimen Tennessine dilakukan di Oak Ridge National Laboratory, Vanderbilt University dan University of Tennessee.

Oganesson (Simbol: Og, nomor elemen: 118)
Berasal dari nama fisikawan Yuri Oganessian yang telah mendedikasikan hampir seluruh hidupnya untuk meneliti dan akhirnya menemukan elemen tersebut di Joint Institute for Nuclear Research.

Rubrik
Aha!

Artikel sejenis

  • Print

    Mesir Punya Senjata Alien

    Sudah nonton The Gods of Egypt? Dalam film ini, banyak adegan pertarungan yang melibatkan senjata aneh tapi luar biasa. Siapa sangka, sejak lama Mesir punya senjata alien....